Rabu, 04 November 2015

mujahid indonesia

Shoutussalam – Forum Islam dan Jihad Indonesia, al Busyro kembali merilis pernyataan penjelasan terbaru terkait statemen Shoutul Jihad Nusantara (SJN) yang berjudul “Panggilan Kepada Mujahidin di Bumi Syam” yang menyudutkan satu faksi jihad Suriah, yakni Daulah Islam Iraq dan Syam dan mengunggulkan yang lain, yakni Jabhat al Nusrah.
Sebelumnya, Forum al Busyro telah merilis statemen klarifikasi atas pernyataan tersebut, mengatakan bahwa ia dikeluarkan secara sepihak tanpa musyawarah, dan membantah isinya yang mendesak Amirul Mukminin Syaikh al Baghdadiy melepas Imarah Syam dan kembali fokus saja ke Iraq.
Singkatnya, pernyataan tersebut tidak mewakili pengurus Forum al Busyro dan Mujahidin Nusantara yang berada di Indonesia Timur (MIT). Sebaliknya, menegaskan bahwa mereka berada di sisi faksi Mujahidin Syam yang terbukti telah menegakkan Syari’at Islam.
Rilis statemen “Panggilan Kepada Mujahidin di Bumi Syam” tersebut kemudian dimuat oleh sejumlah media massa Islam, namun statemen klarifikasinya tidak dimuat. Atas fenomena tersebut, Forum al Busyro menegur media-media tersebut agar takut kepada Allah dan tidak berlaku dzolim.
Berikut rilis statemennya!
Forum Islam Al-Busyro
Al-Busyro Islamic Forum 
Pernyataan dan Penjelasan
Terkait Rilisan Berjudul
“Panggilan Kepada Mujahidin di bumi Syam”
Yang Diterbitkan Atas Nama Shoutul Jihad Nusantara (SJN)
Pernyataan ini merupakan penjelasan seputar terbitnya rilisan sepihak yang berjudul “Panggilan Kepada Mujahidin Di Bumi Syam” oleh Mas’ul (perwakilan) SJN dan efek yang ditimbulkan atas terbitnya rilisan tersebut.
Kepada semua media jihad, kami sampaikan beberapa hal penting sebagai berikut:
1. Kami tegaskan kembali bahwa Shoutul Jihad Nusantara (SJN) merupakan entitas/domain mandiri dan kami merasa terhormat untuk memiliki kesempatan dan bekerjasama dengan saudara-saudara kami di GIMF (semoga Alloh menjaga mereka). Kami juga telah menunjuk bahwa SJN bertindak sebagai aktivis media jihad nusantara (yang sebenarnya berlaku meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina dan Pattani) untuk menyampaikan rilisan internasional mereka.
2. Kami perjelas kembali bahwa awal dari kesalahfahaman ini disebabkan oleh rilisan Mas’ul (perwakilan) SJN yang tanpa terlebih dahulu melakukan konsultasi/pembahasan bersama. Rilisan tersebut telah dikirimkan oleh perwakilan yang sama, dan pernyataan tersebut kemudian dipublikasikan oleh saudara-saudara kami di GIMF (semoga Alloh menjaga mereka) seperti halnya rilisan SJN sebelumnya. Kita semua mengetahui bersama bahwa sikap, misi dan visi GIMF sebagai media yang melayani mujahidin dengan moto “Mengamati berita Mujahidin dan Mentahridh Kaum Mu’minin”. Semoga Alloh Ta’ala memberikan keberkahan atas mereka dan usaha mereka.
3. Kami nyatakan permintaan maaf atas tuduhan yang dialamatkan kepada GIMF dari kesalahfahaman yang disebabkan oleh perwakilan kami serta kami sampaikan terima kasih kepada saudara-saudara kami atas pengertian dan penerimaan maaf kami. Dengan ini pula kami menyatakan bahwa konflik yang terjadi antara kami dan GIMF akibat rilisan sepihak SJN ini telah berakhir, semua persoalan telah jelas dan saat ini dalam dalam proses perbaikan bersama.
Kepada media yang telah mempublikasi rilisan pernyataan SJN akan tetapi tidak melakukan hal yang sama dari rilisan klafirikasi kami yang pertama, kami katakan: Takutlah kepada Alloh! Jika kalian ingin berlaku adil, maka publikasikan rilisan pertama kami dan rilisan kami yang terakhir ini juga.
Tidak dapat diaksesnya Forum Islam Al-Busyro merupakan murni dari pemblokiran pihak hosting disebabkan karena adanya “konten ekstrimis” dan bukan disebabkan karena adanya kesengajaan, namun kami bersyukur kepada Alloh atas usaha saudara-saudara kami, forum telah kembali.
Kami sampaikan pula ucapan terima kasih dan penghargaan kepada setiap media jihad yang ikut berperan dalam menyampaikan rilisan pernyataan klarifikasi kami kepada semua pihak. Semoga Alloh Ta’ala membalas kebaikan mereka.
Dan kepada kaum Muslimin di Indonesia, kami menyampaikan:
Bertaqwalah kepada Alloh, janganlah “perselisihan” yang terjadi atas Mujahidin Syam telah membuat kalian melupakan saudara kalian yang berada di Indonesia. Karena para mujahidin di Indonesia (utamanya MIT) saat ini sedang terjepit akibat ulah aparat thoghut yang semakin intensif mengawasi gerak-gerik mereka. Mereka butuh dukungan… mereka butuh kita. Jika kita disibukkan dengan melibatkan diri dalam “perselisihan” mujahidin Syam, lalu siapa yang akan menjadi anshor bagi mereka ?
Taufik waaliyut Wallohu…
Wallohul musta’an…
Al Busyro
~ Tim Administrator / Idaroh Forum Islam Al-Busyro ~ 
Ahad, 24 Sya’ban 1435 H / 22 Juni 2014
Di sini kita bermula, di Ma’rokah kita kan berjumpa
Dipublikasikan oleh Shoutussalam Islamic Media

Tidak ada komentar:

Posting Komentar